Dalam upaya meningkatkan kesiapan akademik mahasiswa dalam melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan TOEFL ITP Gelomban 1 bagi Calon Wisudawan pada hari Selasa, 07 April 2026, bertempat di Ruang Kelas UB-1 Gedung Perkuliahan Terpadu UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 15 mahasiswa calon wisudawan yang memiliki rencana untuk melanjutkan studi ke program Magister (S2).
Kegiatan ini secara resmi dibuka dengan sambutan dari Kepala Unit Bahasa, Dr. H. Muhandis Azzuhri, Lc. M.A, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris sebagai salah satu kompetensi utama dalam menghadapi persaingan global, khususnya bagi mahasiswa yang akan melanjutkan studi ke jenjang S2. Beliau juga menekankan bahwa kemampuan TOEFL bukan hanya sebagai syarat administratif, tetapi juga sebagai bekal akademik dalam memahami literatur internasional.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber yang merupakan alumnus dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang juga sudah selesai melanjutkan studi S2 di Universitas Negeri Yogyakarta melalui program beasiswa LPDP. Narasumber tersebut juga telah memiliki capaian skor TOEFL ITP di atas 500, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berbasis pengalaman nyata dalam mempersiapkan studi lanjut.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pembekalan intensif terkait kemampuan Bahasa Inggris, khususnya dalam menghadapi tes TOEFL yang menjadi salah satu persyaratan utama dalam melanjutkan studi ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, yang terbagi menjadi sesi penyampaian materi dan pelaksanaan tes TOEFL ITP.
Pada sesi pagi (08.00–12.00 WIB), peserta mendapatkan materi terkait strategi mengerjakan soal TOEFL yang mencakup tiga bagian utama, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Materi disampaikan secara interaktif oleh narasumber, disertai latihan soal dan pembahasan untuk meningkatkan pemahaman peserta.
Selanjutnya, pada sesi siang hari (13.00–15.00 WIB), peserta mengikuti tes TOEFL ITP sebagai bentuk evaluasi sekaligus simulasi nyata dalam menghadapi ujian resmi. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat mengetahui kemampuan awal mereka serta memperoleh gambaran strategi yang tepat untuk meningkatkan skor TOEFL.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi bahasa Inggris, tetapi juga merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mendukung pengembangan akademik mahasiswa, khususnya dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan global di dunia pendidikan.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan para peserta semakin termotivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi serta mampu bersaing secara akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : Ms. Rayinda Eva Rahmah
Editor : Muhammad Ulil Fahmi

