
Pekalongan, 11 Juni 2025 — Unit Pengembangan Bahasa UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gusdur) Pekalongan menggelar rapat koordinasi hari ini, membahas rencana strategis pelaksanaan Program Intensifikasi Bahasa Inggris (PIBI) bagi mahasiswa semester 4 dan 5. Rapat dipimpin oleh Kepala Unit, Dr. H. Muhandis Azzuhri, Lc., M.A., dan diikuti oleh para staf serta dosen pengampu program.
Program PIBI direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026 dan ditujukan untuk meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris mahasiswa secara signifikan. Dr. Muhandis menekankan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris dalam mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan akademik dan dunia kerja di era global.
“Penguatan kemampuan Bahasa Inggris adalah prioritas pengembangan mutu mahasiswa UIN Gusdur. Ini penting untuk meningkatkan daya saing mereka, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dr. Muhandis.
Program ini akan dirancang dengan pendekatan pembelajaran yang intensif, terstruktur, dan aplikatif. Salah satu tujuan utamanya adalah membantu mahasiswa mencapai skor optimal dalam Tes Kompetensi Bahasa Inggris, yang menjadi syarat wajib sebelum mengikuti ujian munaqosah. Selain itu, skor tersebut juga menjadi salah satu indikator keberhasilan pembelajaran bahasa di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Sebagai bagian dari evaluasi efektivitas program, akan diterapkan skema pre-test dan post-test bagi seluruh peserta PIBI untuk mengukur perkembangan kemampuan Bahasa Inggris mereka secara kuantitatif.

Rapat juga membahas teknis rekrutmen tutor yang akan mengajar dalam program ini. Adapun persyaratan tutor meliputi kualifikasi minimal lulusan S2, memiliki skor TOEFL minimal 500, serta wajib mengikuti tes TOEFL yang diselenggarakan langsung oleh UIN Gusdur. Proses rekrutmen tutor dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Juli 2025.
Sebagai tindak lanjut, rapat ditutup dengan pembentukan tim pengembang modul dan teknis pelaksanaan program. Tim ini akan mulai bekerja dalam waktu dekat guna memastikan kesiapan program sebelum implementasi pada tahun ajaran mendatang.

